Jumat, 18 April 2025

Cinta Seorang Suami Kepada Keempat Istrinya


Di taman hati yang rindang dan luas,

Empat bunga mekar, semerbak nan tulus.

Bukan terbagi, cintaku justru bertunas,

Setiap kelopak menyimpan kisah khusus.


Yang pertama, hadir bagai mentari pagi,

Hangat sinarnya membangkitkan hari.

Dengan sabar menemani dan mengerti,

Pelita jiwa di setiap sepi.


Yang kedua, laksana rembulan yang teduh,

Cahayanya lembut, menenangkan kalbu.

Senyumnya damai, menghilangkan keluh,

Tempat berlabuh segala suka dan pilu.


Yang ketiga, bagai bintang yang gemerlap,

Cerdas dan riang, semangatnya tetap.

Menyemai ide, mimpi tak pernah lenyap,

Hidup bersamanya bagai tak pernah gelap.


Dan yang keempat, hadir bagai embun pagi,

Menyegarkan jiwa, sejuk di hati.

Cintanya murni, tanpa terbagi,

Melengkapi indah lukisan ilahi.


Bukan persaingan yang kurasa di sana,

Namun harmoni dalam cinta yang sama.

Setiap hadirnya, bahagia kurasa,

Empat cinta, satu jiwa di dalamnya.


Mungkin tak biasa, namun inilah adanya,

Cintaku bersemi dalam empat wanita.

Doaku tulus, semoga selamanya,

Kita bersama dalam ridha Yang Maha Esa.

0 komentar:

Posting Komentar